Niat Sholat Jenazah Arab Dan Latin Beserta Bacaan Takbir Ke 1,2,3 dan 4

Yon Hidaya May 25, 2024

Prima.or.id – Mengantar saudara yang telah menghadap ke peristirahatan terakhirnya merupakan kewajiban bagi umat Islam. Setiap akan menghantarkannya, setiap muslim wajib membaca niat sholat jenazah lebih dahulu.

Ibadah ini harus dilakukan dengan niat yang ikhlas dan benar. Saat melakukan sholat jenazah, kita harus merenungkan kebesaran Allah SWT dan merasa pasrah sebagai hamba-Nya.

Melalui sholat jenazah, kita bisa memperkuat kesadaran akan kematian dan selalu siap mempersiapkan diri untuk menghadap-Nya. Dengan mengucapkan niat sholat jenazah dengan hati yang tulus, kita menunjukkan kesiapan untuk menghormati jasad saudara yang telah meninggal.

Sholat jenazah juga merupakan bentuk penghormatan terakhir terhadap jenazah sebelum ia dikuburkan. Dalam Islam, kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari kehidupan yang baru.

Melalui sholat jenazah, kita dapat berdoa dan memohon keberkahan serta ampunan dari Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan oleh saudara kita yang telah meninggal.

Oleh karena itu, sholat jenazah bukanlah sekadar formalitas, melainkan bentuk pengabdian terakhir kita kepada saudara yang telah meninggal dunia. Melalui sholat jenazah, kita memberikan penghormatan terakhir sekaligus doa untuk kebahagiaan saudara kita di akhirat.

Syarat Sah Sholat Jenazah

Shalat jenazah adalah salah satu ibadah penting dalam agama Islam yang dilakukan untuk menghormati jenazah seseorang yang telah meninggal dunia. Namun, agar shalat jenazah dianggap sah, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi, di antaranya adalah:

  • Jenazah yang akan dishalati haruslah orang Muslim. Tidak sah untuk menunaikan shalat jenazah bagi non-Muslim.
  • Jenazah harus telah dicuci dan dikafani sesuai dengan syariat Islam.
  • Jenazah harus berada di hadapan jamaah shalat jenazah. Jika jenazah berada di tempat yang jauh atau tidak diketahui di mana letaknya, maka tidak sah untuk menunaikan shalat jenazah.
  • Shalat jenazah harus dikerjakan secara berjamaah dengan jumlah minimal satu imam dan satu orang makmum, meskipun lebih baik jika dihadiri oleh banyak orang.
  • Shalat jenazah harus dilakukan dengan menghadap kiblat.
  • Shalat jenazah harus dilakukan dengan mengikuti rukun dan syarat-syaratnya secara benar.
  • Shalat jenazah harus dilakukan dengan penuh khushu’ dan ikhlas. Jamaah shalat jenazah harus merenungkan kebesaran Allah SWT dan memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah yang telah meninggal.
  • Tubuh jenazah haruslah dalam keadaan suci dan bersih dari najis sebelum sholat jenazah dilaksanakan.
  • qda penghalang atau pemisah yang harus ada antara jenazah dan orang yang sholat, seperti tembok, dinding, atau benda lainnya.
  • Jenazah harus telah dimandikan dan ditutupi dengan kain kafan sebelum sholat jenazah dilaksanakan. Hal-hal tersebut menjadi syarat penting yang harus dipenuhi agar sholat jenazah menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT.
Baca Juga :   Doa Ziarah Kubur Arab Dan Latin Lengkap Dengan Tata Caranya

Jika semua syarat di atas terpenuhi, maka shalat jenazah dianggap sah dan diterima oleh Allah SWT.

Syarat Sah Orang yang Berhak Mengurusi Jenazah

Adapun beberapa syarat sah orang yang berhak mengurus jenazah adalah:

  • Orang yang punya wasiat.
  • Ulama
  • Orangtua dari jenazah.
  • Anak kandung dari jenazah.
  • Keluarga terdekat.
  • Kaum muslimin.
  • Mahram

Niat Sholat Jenazah

Setelah memahami sejumlah penjelasan tentang syarat sah sholat jenazah sekaligus siapa saja yang berhak mengurus jenazah, sekarang waktunya kami membagikan bagaimana niat sholat jenazah yang benar:

1. Niat Sholat Jenazah Laki-laki (Sendiri)

أُصَلِّي عَلَى هَذَا الـمَيِّتِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzal mayyiti fardhon lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat shalat atas mayit laki-laki ini fardu karena Allah SWT.”

2. Niat Sholat Jenazah Laki-laki (Berjamaah)

أُصَلِّي عَلَى هذا الـمَيِّت فَرْضًا مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzal mayyiti fardhon ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat sholat atas mayit laki-laki ini fardu menjadi makmum karena Allah SWT.”

3. Niat Sholat Jenazah Perempuan (Sendiri):

أُصَلِّي عَلَى هذَهِ الـمَيِّتَةِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzihil mayyitati fardhon lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat sholat atas mayit perempuan ini fardu karena Allah SWT.”

4. Niat Sholat Jenazah Perempuan (Berjamaah)

أُصَلِّي عَلَى هذَهِ الـمَيِّتَةِ فَرْضًا مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli ‘ala hadzihil mayyitati fardhon ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat sholat atas mayit perempuan ini fardu menjadi makmum karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Jenazah

Berikut ini adalah tata cara sholat jenazah yang harus dilakukan setelah membaca niat sesuai dengan yang telah ditulis:

1. Takbir Pertama

Mulailah dengan melakukan takbiratul ihram sambil meletakkan tangan di atas pusar. Selanjutnya, bacalah Surat Al-Fatihah.

Baca Juga :   Niat Sholat Idul Fitri Makmum, Imam, Tata Cara dan Keutamaanya

2. Takbir Kedua

Kemudian lakukan takbiratul ihram kedua sambil meletakkan tangan di atas pusar. Setelah itu, bacalah sholawat Nabi Ibrahimiyah yang lebih afdal, yaitu:

إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Allohumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohiima wa ‘alaa aali Ibroohim, innaka hamiidum majiid. Allohumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohiima wa ‘alaa aali Ibroohim, innaka hamiidum majiid.”

3. Takbir Ketiga

Lanjutkan dengan takbir ketiga sambil meletakkan tangan di atas pusar. Kemudian bacalah doa untuk jenazah.

Doa untuk Jenazah Laki-laki

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allaahummaghfir lahu warham hu wa’aafi hii wa’fu anhu wa akrim nuzula hu wa wassi’ madkhola hu waghsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa ‘aidz hu min ‘adzaabil qobri wa fitnati hi wa min ‘adzaabin naar.

Doa untuk Jenazah Perempuan

بَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas.

Baca Juga :   Niat Sholat Witir 1 dan 3 Rakaat Lengkap Dengan Tata Caranya

Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.

4. Takbir Keempat      

Setelah itu, takbir terakhir dengan gerakannya kemudian letakkan tangan di atas pusar. Kemudian bacalah lagi doa-doa ini.

Doa untuk Jenazah Laki-laki

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa tafthinnnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.

Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan coba-coba kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”

Doa untuk Jenazah Perempuan

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

Allohumma laa tahrimnaa ajrohaa wa laa tafthinnnaa ba’dahaa waghfirlanaa walahaa.

Penutup

Itulah penjelasan lengkap mulai dari niat sholat jenazah sampai dengan tata cara sholat jenazah yang benar. Semoga membantu, ya!